Kampus

Open Forum Tidak Sesimpel Jagongan

Belakangan ini isu-isu ketimpangan Open Forum FISKOM telah menjadi topik yang cukup hangat dibicarakan dikalangan mahasiswa. Mengingat bahwa kegiatan Open Forum telah menjadi semacam tradisi tahunan di FISKOM sejak tahun ia berdiri dengan nama FISIPOL. Tahun 2012 yang lalu, BPMF Periode 2012-2013 sama sekali tidak menggelar Open Forum ditahun yang terbilang pelik masalah tersebut.

“Permasalahannya waktu itu (kalau nggak salah ingat) karena terlalu diundur-undur, sampai akhirnya berdekatan dengan jadwal TTS dan TAS, jadinya banyak yang mengeluh berhalangan,” terang Moren Juniver Wangean selaku Ketua BPMF periode 2012-2013.

Untuk periode 2013-2014, berdasarkan keterangan Seksi Acara Makrab FISKOM 2013, Yona Aliviasari, akan diadakan Open Forum pada makrab hari terakhir. Namun perihal tersebut dibantah oleh Indah Puspitadewi selaku Ketua BPMF periode 2013-2014. Open Forum yang disebut-sebut Panitia Makrab akan diadakan itu sebenarnya adalah Sharing Kebersamaan.

Sharing Keakraban di Makrab nanti lebih mengarah pada pengenalan LK (Lembaga Kemahasiswaan-red), games, refleksi alasan masuk FISKOM, dan penyuluhan kurikulum perkuliahan,” terang Indah.

“Tapi nanti kalau mau sharing urusan pribadi dan nilai kuliah, itu termasuk ke dalam urusan Open Forum. Jadi tidak ada Open Forum di Makrab,” tegas Indah lagi.

Wanita berambut pendek ini juga mengakui bahwa memang sempat ada miskomunikasi antara BPMF dengan mahasiswa FISKOM, bahwa sebenarnya pada kegiatan Makrab 2013 nanti tidak akan dibuka Open Forum melainkan digantikan dengan Sharing Keakraban. Hampir serupa dengan Penjaringan Aspirasi pada Semester Pendek lalu.

Gabriel Malvin Gunawan, Sekretaris Komisi D turut angkat suara untuk memperjelas mengapa Open Forum tidak dibuka pada saat kegiatan Makrab FISKOM 2013. “Perlu dipertegas ya, yang dinamakan Open Forum itu tidak bisa kalau Cuma angkatan 2013 aja. Namanya Open Forum harus bawa aspirasi dari banyak orang dan bersifat lintas angkatan, mulai dari angkatan aktif 2009 hingga angkatan 2013. Jadi, tidak bisa kalau Open Forum hanya didominasi oleh angkatan 2013,” tegasMavin.

 

Efektifitas Teknis Open Forum

Sebagaimana diketahui bahwa tujuan Open Forum adalah menjaring aspirasi mahasiswa lintas angkatan-lintas program studi yang menyangkut perihal nilai, unek-unek angkatan maupun personal dan tentunya tidak hanya sekedar mengumpulkan aspirasi para mahasiswa, namun juga membantu memecahkan masalah-masalah yang diangkat dengan harapan kegiatan PBM dapat berjalan sebagaimana mestinya.

Pada hakekatnya Open Forum dibuka satu kali dalam dua semester dengan durasi kegiatan sekitar 2-3 jam dan dihadiri oleh seluruh mahasiswa angkatan aktif beserta dekan, dosen-dosen, dan bila perlu para staf kantor pun turut dihadirkan.

Seperti yang dikemukakan oleh Ferdy Karel Soukota, Ketua Komisi D, bahwa Open Forum FISKOM yang mendatang akan dibuka pada akhir semester ini, namun didahului dengan sosialisasi kuesioner yang ditujukan kepada seluruh mahasiswa angkatan aktif, guna setiap aspirasi yang tertampung melalui kuesioner dapat melalui semacam tahap ‘tes uji kelayakan’ atau filterisasi agar nantinya dapat menyokong agenda pokok-pokok permasalahan apa saja yang akan diangkat sewaktu Open Forum.

“Beberapa masalah yang telah tertampung tidak bisa dilihat dari satu sisi saja. Kalau masalah tersebut bisa diselesaikan dengan cara kekeluargaan dan dirasa tidak perlu Open Forum itu malah lebih afdol.” imbuh Ferdy.

Jelas Ferdy hendak mengisyaratkan bahwa kegiatan Open Forum bukanlah mainan semata. Open Forum bukanlah sarana pelampiasan sebagai modus kebencian pihak-pihak yang terkait. Kegiatan ini bersifat mediasi yang bertujuan menetralisir ketimpangan, bukannya malah menjadi dapur api pemicu kontroversi. Bukankah FISKOM adalah garda perdamaian?

“Jadi kalau mau bikin Open Forum dadakan juga tidak bisa. Harus ada penjaringan aspirasi terlebih dahulu dilanjutkan dengan rekapitulasi data dari mahasiswa dan angkatan yang bersangkutan.” terang Ferdy mengenai tingkat kerumitan dari penyelenggaraan Open Forum.

 

Open Forum Sosiologi

Menurut jadwal yang telah beredar, Open Forum Program Studi Sosiologi akan digelar Jumat (4/10) besok,  mulai pukul 13.00 WIB dan bertempat di Gedung GXY 101. Mengikuti jadwal tersebut, Ferdy melanjutkan bahwa memang benar ada beberapa hal krusial yang sedang bercokol di kalangan mahasiswa dengan dosen pada prodi Sosiologi, namun ia tak bersedia memaparkan secara rinci perihal tersebut. Menurutnya, prodi Sosiologi harus diprioritaskan dalam waktu dekat ini.

 

Eksekusi yang Baik Mutlak Penting

Secara teknis hasil dari Open Forum tersebut akan ditindaklanjuti dengan eksekusi-eksekusi yang tentunya menjadi agenda kerja dari Komisi D sebagai satgas.Tak lain dan tak bukan yang seringkali ditakutkan dari proses eksekusi adalah kemacetan. Sebagaimana diterangkan Moren diatas.

Mengingat bahwa harus mengevaluasi hasil kerja tahun lalu, Ferdy berniat menambah intensitas kontribusi Komisi D di Open Forum mendatang.

Komisi D akan mengambil beberapa langkah dalam menindaklanjuti permasalahan yang dibahas di Open Forum, antara lain seperti memberikan notulensi kepada dosen yang tidak dapat hadir pada Open Forum, melakukan mediasi dan penengah antara pihak-pihak yang terkait. Tak ketinggalan pihak dekan selaku perwakilan fakultas juga menjadi mata pedang eksekusi hasil Open Forum. (Arya)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s