Salatiga

Pementasan Kinanti Wujud Cinta Budaya Jawa dari Sasi Kirana

Komunitas Sasi Kirana terbentuk pada bulan Desember 2013. Awal komunitas ini terbentuk karena Rangga, sekaligus ketua pementasan dan teman-temannya gelisah akan budaya jawa yang mereka rasa hampir luntur.

Sasi Kirana sudah mempersiapkan jadwal pementasan hingga bulan Desember 2014. Dan pementasan yang dipentaskan untuk bulan Februari ini adalah Kinanti. Komunitas ini biasa berkumpul dan berlatih di Student Center (SC) UKSW.

Pementasan Kinanti bertujuan mengajak teman-teman untuk mempelajari budaya jawa dan mengungkap sejarah jawa. Sasi Kirana mengajak komunitas-komunitas yang ada di Salatiga untuk saling “bergesekan” dalam menciptakan sebuah karya. Melalui komunitas ini diharapkan dapat mengubah pandangan masyarakat agar tidak meninggalkan kebudayaan jawa.

Pementasan Kinanti yang berlangsug pada hari Sabtu, 15 Februari 2014 diisi dengan penampilan teater Palma dari SMAN 1 Tengaran. Sasi Kirana mempersiapkan pementasan Kinanti ini sejak bulan Desember 2013. Teater Palma mementaskan sebuah drama yang jalan ceritanya berdasarkan filosofi yang ada dalam tembang Kinanti. Naskah untuk pementasan teater ini ditulis oleh Laras, salah seorang siswi SMAN 1 Tengaran yang juga turut mementaskan peran dalam teater ini.

Pementasan Kinanti ini mengajak beberapa komunitas untuk bekerja sama dengan mereka, diantaranya komunitas teater Palma, komunitas musik karawitan untuk mengiringi alunan musik gamelan, teater Ketar untuk bagian lighting, SMC untuk bagian sound, KOJAGO untuk dokumentasi dan Pusat Studi Bahasa Jawa. Meskipun tergolong komunitas baru, Sasi Kirana ingin sekali membuat buku yang bertemakan Tembang Mocopat.

Kinanti merupakan salah satu dari beberapa jenis tembang dalam Tembang Mocopat. Karena Tembang Mocopat itu sendiri memiliki banyak ragam, seperti Mijil, Asmarandhana, Gambuh, Dandanggula dan masih banyak lagi. Dalam penulisannya Tembang Mocopat harus memiliki syarat, diantaranya harus terdapat guru wilangan, guru larik, guru sastra, dan guru lagu.

Kinanti memiliki banyak tafsiran arti. Ada yang bilang bahwa Kinanti merupakan tembang yang menceritakan urutan kehidupan manusia mulai dari lahir hingga dewasa. Watak tembang Kinanti menceritakan tentang kewibawaan manusia, ada pula yang mengatakan bahwa Kinanti adalah mantra untuk mengusir roh jahat.

Ranggamengakui bahwa kendala yang dialami selama mempersiapkan pementasan ini dirasa tidak terlalu berat. Rangga ini mengatakan bahwa kendala dapat diatasi dengan memiliki komunikasi yang baik terhadap teman-teman yang lain.

Penulis: Amanda Tivani

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s