Forum

“Perempuan” Objek Penyalahgunaan Teknologi

woman

Perkembangan teknologi komunikasi di zaman ini berkembang sangat pesat. Salah satunya adalah internet yang saat ini sudah banyak digunakan oleh masyarakat di Indonesia. Kehadiran internet memang membantu, tetapi disisi lain juga menimbulkan masalah baru. Dalam hal ini adalah masalah yang menyangkut tentang banyaknya kejahatan dengan perempuan sebagai objek kejahatan di internet.

Mengapa perempuan yang menjadi pembahasan dalam penyalahgunaan  teknologi? Pertanyaan ini mungkin muncul dibenak kita. Perempuan sejatinya memiliki keindahan dan daya tarik yang sering dijadikan ikon untuk menarik perhatian. Untuk membuktikanya bisa kita lakukan uji coba yang sederhana yaitu dengan memasang dua foto di situs jejaring sosial facebook atau twitter, pertama adalah foto laki-laki bertelanjang dada dan foto kedua perempuan bertelanjang dada. Bisa dipastikan akan lebih banyak viewers berkomentar pada foto perempuan. Daya tarik inilah yang menjadikan perempuan sebagai objek kejahatan di internet atau dunia maya. Tujuanya adalah untuk eksploitasi terhadap perempuan, mencari keuntungan dan mencari sensasi.

Contoh  kejahatan pada perempuan dengan bantuan teknologi adalah penyebaran foto-foto telanjang artis Indonesia di internet. Yang biasanya sering menjadi korban adalah kelurga Azhari : Sarah Azhari, Ayu Azhari dan Rahma Azhari. Foto pribadi yang semestinya menjadi privasi mereka secara mengejutkan tersebar luas di internet dan menjadi konsumsi publik karena ulah oknum yang tidak bertanggung jawab. Hal ini tidak lepas dari peran serta televisi yang menjadi bagian penyebaran foto ini. Acara infotainment yang ditayangkan televisi memberitakan tersebarnya foto bugil ini secara berlanjut sehingga menimbulkan rasa ingin tahu masyarakat yang kemudian mencarinya di mesin pencari Google.

Ketika foto-foto ini sudah tersebar di internet maka akan sulit untuk menghilangkanya dari ingatan, karena terlanjur dilihat banyak orang. Selain ketiga perempuan ini malu karena foto pribadi mereka dikonsumsi publik, keluarga besar mereka juga ikut mendapat malu atas kejadian ini. Apalagi mereka mempunyai anak – anak yang sedang dalam masa pertumbuhan.

Selain itu ada juga kasus artis Sandra Dewi yang menjadi korban penyalahgunaan teknologi. Beberapa tahun yang lalu, sempat beredar foto Sandra Dewi yang tidak menggunakan sehelai kainpun. Foto ini sempat menggegerkan publik karena saat itu sandra Dewi merupakan artis pendatang baru di dunia hiburan Indonesia. Dia muncul di televisi dengan peran-peranya sebagai wanita yang teraniaya dalam sinetron. Saat foto-foto telanjang ini beredar ia dan keluarganya merasa shock berat. Dengan mengajak pakar teknologi informasi Roy Suryo, Sandra Dewi menggelar jumpa pers. Dalam jumpa pers itu diketahui bahwa ternyata foto yang beredar bukanlah dirinya. Foto itu adalah hasil dari Cropping dan editing Adobe Photoshop.  Dirinya hanya menjadi korban dari oknum penggunaan teknologi yang tidak bertanggung jawab.

Dari dua kasus diatas dapat kita lihat bagaimana rentannya perempuan dalam penyalahgunaan teknologi. Perempuan dan teknologi memang menjadi dilema. Disatu sisi teknologi dapat membantu dalam kehidupan, tetapi disisi lain teknologi justru membawa perempuan kearah yang merugikan. Bagaimanapun juga perempuan memiliki sisi-sisi yang menarik perhatian untuk dijadikan objek kejahatan didunia maya. Untuk itu penting diketahui bagaimana cara menggunakan internet dengan benar dan bijak. Tidak hanya bagi perempuan tetapi bagi semua pengguna internet agar terhindar dari kejahatan dunia maya.

Penulis : Tari Suprobo

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s