Puisi / Sastra

Ayam Gongso

oleh Indah Puspitadewi

Tadi pagi aku menikmatimu dengan menahan rasa sakitku
Tadi malam aku mencoba menikmatimu kembali
Namun ternyata rasanya tetap sama..
SAKIT
Bukankah sakit yang kecil sama saja sakit kan?
***
Pagi ini orang – orang bertanya padaku mana yang sakit?
Aku bingung,
Rasanya aku seperti mantan anak – anak yang koma disekitarku yang sedang belajar merangkang lagi
Aku merangkang juga akhirnya ditemani oleh monster – monster transportasi
Tak ada bantuan oksigen untuk 90/70 ini
Tiga pertanyaan kaisar dari buku
Siapa yang paling penting dalam hidupmu?
Orang yang sedang bersamamu
Benarkah?
Ayam gongso pagi ini rasanya
***
Aku sedikit merasa canggung
Tapi,
Ayam gongso sore tadi amat berarti.
***

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s