Kampus

OMB 2014, Tanpa Drumblek

IMG_0009

oleh Alexio Alberto Cesar R. N

Orientasi Mahasiswa Baru (OMB) tahun ini akan terasa berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Pasalnya para mahasiswa baru tidak ikut bergabung dalam Pawai Budaya baik itu kostum, flag, dan drumblek yang biasa diadakan setiap tahunnya oleh pemda (pemerintah daerah) Salatiga. Sehingga setelah malam inagurasi kegiatan OMB selesai, kegiatan perkuliahan berjalan seperti biasa.

Arif Sarjiarto, Pembantu Rektor (PR) III, yang menangani Bidang Kemahasiswaan di Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW), mengatakan bahwa penggantian pola memang dilakukan agar dapat menggunakan mahasiswa dengan lebih baik. “Kegiatan yang lalu-lalu itu sudah baik semua, panitia berupaya untuk mengganti pola agar dapat menggunakan mahasiswa dengan baik. Karena kita porsinya lebih kearah bidang akademik, maka kami memilih tentang akademik,” ujar Arif.

Arif juga menuturkan bahwa drumblek bukan berarti tidak akademis, karena ada tata cara berbaris dan cara untuk memukulnya yang harus berirama. Sehingga drumblek dalam Pawai Budaya pada 30 Agustus 2014, kini yang menangani adalah teman-teman senior angkatan 2013 dan sebelumnya.

“Kita menggunakan pola ini karena ingin mengembangkan budaya yang berbeda, karena sudah banyak drumblek, kita diminta hanya berpartisipasi,” kata Arif

Kegiatan mahasiswa baru pada tahun ini akan diarahkan dalam pelayanan masyarakat sebagai ganti ketidakikutsertaan dalam Pawai Budaya. Pelayanan masyarakat seperti pembagian tas di pasar kepada orang-orang yang berbelanja, serta membersihan Epifit dan Gulma di pohon-pohon kota Salatiga. Dimana pemda Salatiga juga ikut mengarahkan pohon mana saja yang dibersihkan.

“Belajar dari Fiskom (Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Komunikasi-red) yang kemarin membagikan tas kepada ibu-ibu di pasar, kami juga ingin melakukan hal itu. Pembersihan gulma di pohon itu penting agar pohon tidak mati,” ujar Arif.

Antara November sampai Desember, Arif Sardjiarto akan melihat evaluasi yang ada, apakah pola ini baik atau tidak. Arif juga mengakui bahwa pola ini juga baru uji coba, ide memang harus digodhok dulu agar baik. “Ini bukan cara terbaik, tapi dicoba dulu. Kalau bagus ya terus, kalau tidak ya kita ganti dengan pola yang sudah lama. Kalau hal ini kurang realistis bagi mahasiwa, ya pakai cara dulu yang hura-hura,” kata Arif.

Arief Ersan, mahasiswa fakultas Psikologi memberi tanggapan bahwa pola saat ini bagus, namun sangat disayangkan karena mahasiswa baru tidak ikut dalam Pawai Budaya. Mengingat bahwa UKSW terkenal dengan nama creative minority, lalu dari mana kreativitas mahasiswa dapat dipertunjukan kepada masyarakat Salatiga?

“Topik tidak ada masalah, dalam pengenalan mahasiswa baru kepada masyarakat. Saya sangat menyayangkan kalau Pawai Budaya kita kurang berpartisipasi, rasanya aneh. Karena UKSW itu creative minority,” kata Ersan.

Redline Salatiga

Iklan

5 thoughts on “OMB 2014, Tanpa Drumblek

  1. Setuju jangan cuma hingar bingarnya saja tapi lebih diutamakan ke bakti sosialnya, setuju dengan pak arif ada baiknya di coba dulu.

    Suka

  2. Sayang sih, padahal itu yang menjadi daya tarik, secara gak langsung seharusnya bisa jadi tradisi dan yang membadang UKSW dengan kampus-kampus yang lain.

    Suka

  3. Yah.. sayang. Marchingblek dan Kostum sama2 jadi ikon UKSW, sama2 jadi sejarah (mungkin satu2nya universitas di Indonesia yang punya gelaran pawai budaya semacam itu), dan sama2 tidak dipakai lagi karena sudah tak punya pembela di parlemen kampus. O iya, perintisnya sama-sama putra Fiskom 😀

    Suka

  4. ea sangat disayangkan jika blek percusii tdak menghisi OMB 2014,,, 😦 padahal bnyak masyarakat salatiga yg menunggu itu,,
    tetapi jika ide yg baru itu adalah tahap percobaan ya sudahlah aq ora popo 🙂
    untuk dipertimbangkan lagi karena blek percusi seperti udah menjadi ciri khas satya wacana dengan creative minority.nya dan yg membedakan satya wacana dengan universtas lain

    Suka

  5. gak diadain sekalian aja pawai nya kalo tanpa drumblek, buat apa pawai, mau pawai apa?, kasihan maba tahun ini yg cuma dikeruk duitnya aja.

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s