Ragam

Menyikapi Sebuah Kritik

Ilustrasi oleh Veronica Dyah Arin

Ilustrasi oleh Veronica Dyah Arin

oleh Alexio Alberto Cesar R. N.

Setiap manusia di dunia ini pasti pernah mendapatkan kritik, entah dari teman, keluarga, atau orang lain. Kritik bagi beberapa orang dipandang sebagai hal yang buruk tapi tak jarang juga banyak orang yang begitu menantikan kritik dari orang lain. Penting bagi manusia untuk  mempunyai pola pikir yang dewasa untuk menghadapi sebuah kritik, bukannya mencari siapa yang benar, siapa yang salah atau siapa yang cerdas, siapa yang bodoh. Ronald Frank, Penulis dan Motivator menjelaskan, orang cenderung mengkritik dikarenakan : mereka ingin mendorong anda untuk lebih maju, mereka melihat sesuatu yang salah dari apa yang anda lakukan, mereka ingin menguji anda, mereka iri dengan kesuksesan anda, mereka ingin menjatuhkan anda, mereka ingin mencari perhatian orang lain agar dianggap lebih pintar dari anda, atau malah mereka adalah tipe orang yang selalu mencari pertentangan. Dalam hal ini saya akan memberikan tipe-tipe pengkritik sehingga anda dapat menanggapi dengan respon yang tepat setelah mendengar kritik dari mereka.

  1. Pengkritik Spontan

Pengkritik ini biasanya langsung mengemukakan kritiknya tanpa basa-basi. Tipe seperti ini tidak peduli dengan keadaan anda, apakah anda suka atau tidak. Contoh : “Saya tidak suka anda melakukan begini atau melakukan hal itu.” Ada baiknya anda mendengarkan kritikan mereka, karena  tipe pengkritik seperti ini menyukai keterbukaan. Pengkritik Spontan lebih memberikan masukan yang baik untuk pengembangan anda. Mungkin apa yang dikatakan menyakitkan hati anda tapi sebenarnya itu yang membentuk karakter anda. Ada pepatah mengatakan besi menajamkan besi, manusia menajamkan manusia. Gesekan itu mungkin menyakitkan namun itu yang menajamkan karakter anda.

  1. Pengkritik Penujuk Arah

Tipe pengkritik ini sebenarnya tidak ingin mengkritik anda tapi mereka hanya ingin menunjukan arah pemikiran yang dia mau. Dalam hal ini anda dituntut untuk jeli, apakah arah yang diberikan menguntungkan anda atau tidak. Jika apa yang dikatakan itu baik maka hal tersebut bisa menjadi masukan yang bagus tetapi bila sebaliknya, maka penting bagi anda untuk mengatakan kepada pengkritik bahwa anda tidak bisa mengikuti caranya, karena anda dengan pengkritik mempunyai kriteria dan cara berpikir yang berbeda.

  1. Pengkritik Asbun (Asal Bunyi)

Dari namanya saja anda mungkin sudah tahu maksudnya. Bahwa pengkritik tipe seperti ini hanya memberikan kritik tanpa alasan yang jelas. Mereka berkomentar cuma ingin mencari kesalahan anda  dan mungkin mereka adalah orang yang hanya ikut-ikutan berkomentar setelah mereka mendengar kabar dari orang lain tentang anda. Sikap anda adalah mengabaikan apa  yang mereka katakan tentang anda. Jangan terlalu dipikirkan tentang apa yang mereka katakan, karena mereka juga tidak memikirkan lagi apa yang telah mereka ucapkan.

Setelah kita mengetahui beberapa pengkritik, kita perlu sikap hati yang tepat dalam menanggapi pengkritik tentunya dengan cara pikir yang dewasa. Ketika anda mendengar kritikan janganlah anda membela diri anda dan menganggap bahwa semua kritik itu salah. Dengarkan dulu kritiknya dan coba pahami apa yang menjadi maksudnya. Dalam hal ini anda diminta untuk dapat menganalisa mengapa anda dikritik sebelum anda menanggapi kritikan tersebut. Setelah memahami maksudnya, kita bisa menggolongkan mereka kedalam tipe-tipe diatas. Pada akhirnya kita diminta untuk menghadapi kritik, dan bukan malah menghindarinya. Janganlah memandang kritik sebagai masalah tetapi pandanglah sebagai tantangan yang harus ditaklukan.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s