Kampus

FBS Pindah ke Stiba Satya Wacana

upStiba

Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa Asing (Stiba) Satya Wacana (Foto : Alexio Albertus Cesar)

Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) akan pindah ke Sekolah Tinggi Bahasa Asing (Stiba) Satya Wacana, yang terletak di Jl. Kartini no. 11A, Salatiga. Perpindahan ini dilakukan atas tawaran dari Rektor UKSW, John Titaley, yang berpendapat bahwa program studi (Prodi) Sastra Inggris dan Pendidikan Bahasa Inggris perlu digabungkan menjadi satu tempat. Dikarenakan Stiba yang menjadi pusat pembelajaran mahasiswa Prodi Sastra Inggris terpisah dengan Prodi Pendidikan Bahasa Inggris yang terletak di kampus UKSW. Keterpisahan inilah yang menjadi alasan rektor UKSW untuk menjadikannya satu tempat.

Victoria Usadya Palupi, Dekan FBS, berpendapat perpindahan ini memberikan potensi pengembangan, ditambah lagi akses yang mudah untuk masyarakat mengunjungi ke Stiba, menjadi alasan kenapa FBS berpindah ke Stiba. “FBS juga ingin mengembangkan Sastra, sedangkan di Stiba sudah ada sastra, kenapa tidak menjadi satu saja atas dasar tawaran dari rektor UKSW. Akses dari dan kepada masyarakat menjadi mudah,” ujar Victoria.

Victoria menegaskan bahwa dari pihak FBS sendiri telah mengiyakan tawaran dari rektor tersebut. “Pada zaman dulu, ketika Stiba di bangun, sudah ada gambar kantor dan ruang-ruang kuliah seperti apa, dan Pak Rektor menawarkan FBS pindah ke Stiba, untuk bisa diteruskan rencana pengembangan gedungnya,” kata Victoria.

Ia juga mengatakan kalau gedung Stiba sudah siap, maka kantor FBS akan dipindahkan ke Stiba, namun untuk saat ini FBS masih menunggu proses izin Analisis Masalah Dampak Lingkungan (Amdal). Dimana perpindahan ini juga akan memberikan perubahan lalu lintas di kampus Stiba.

Proses perpindahan ini akan segera dilaksanakan  setelah   pembangunan  di Stiba  selesai. Menurut Victoria, sisi positif dari perpindahan ini adalah Stiba memiliki ruang yang luas untuk mengembangkan fakultas. “Jadi harapannya kita bisa membuka Strata 2 (S2), sehingga ada ruang khusus untuk mahasiswa S2,” tutur Victoria.

Tanggal dan bulan pindahnya FBS masih belum diketahui, rencananya adalah bulan April 2014 lalu, tapi ternyata FBS masih harus menunggu Amdal hingga bulan September 2014. Setelah Amdal lalu lintas keluar, maka baru dimulai pembangunan dan bila pembangunan telah selesai maka FBS akan berpindah ke Stiba.

Hezky Kharisma Budiyono, mahasiswa prodi Pendidikan Bahasa Inggris, menanggapi rencana perpindahan FBS ke Stiba. Menurutnya, FBS pindah ke Stiba itu cukup membingungkan, karena menjadikannya menjadi jauh dari pusat UKSW.

“Kalau kita mau cetak KST (Kartu Studi Tetap –red) atau cetak transkrip nilai kita harus jalan dulu ke UKSW, itu jauh dari kampus di jalan Kartini, karena aku lihat dari sisi mahasiswanya. Tapi kalau dari segi fakultasnya, ruangan di Stiba banyak. Gedung F lebih terasa seperti rumah, meskipun dulu ini milik Fakultas Ekonomi tapi kalau bicara tentang gedung F, ya mesti ingatnya tentang FBS,” ujar Hezky. (A. Alberto Cesar R. N. Ed. Bima Satria Putra)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s