Opini

Don’t Stop to Dream

oleh William Walela

Pada dasarnya manusia diciptakan dengan kemampuan yang berbeda-beda, oleh karena itu manusia disebut makhluk sosial, yang berarti sekuat apapun dia masih membutuhkan orang lain.
Dalam menjalani suatu kehidupan, banyak orang yang berhasil namun banyak orang juga yang tidak berhasil. Bahkan ada banyak orang juga yang tidak mau mencoba sesuatu hal yang baru, ada juga yang menoba namun begitu gagal, putus harapan dan berhenti untuk mencoba.
Thomas Alfa Edison gagal 1999 kali, namun ia tidak pernah berhenti. Hingga percobaan ke 2000 ia akhirnya berhasil menciptakan lampu.
Umumnya manusia pasti mempunyai mimpi yang ingin dicapai, namun setiap usaha yang dilakukan untuk mencapai mimpi selalu berbeda-beda. Ada banyak orang mempunyai mimpi yang besar untuk diraih, namun ketika gagal dengan mimpi kecil, nyatanya putus harapan dan pada akhirnya berhenti. Sering terjadi ketika kita memiliki pandangan yang berbeda dalam menanggapi sesuatu permasalahan yang terjadi, baik itu konflik internal ataupun eksternal.
Ketika kegagalan yang sama datang berulang kali kita lebih mudah untuk bertindak dan berfikir negatif dari pada berfikir positif, kita merasa akan sulit untuk mencapai mimpi yang kita miliki dan pada akhirnya kita tidak mencoba dan berhenti untuk bermimpi karena merasa bahwa semuanya akan sia-sia.
Jangan pernah berhenti untuk bermimpi, impikanlah sesuatu yang besar dan raihlah itu dengan usaha dan kerja keras dari hal yang kecil yang menunjang hingga ke hal besar yang dimimpikan. Dalam mencapai mimpi anda harus “SMART”
Specific : harus khusus, misalnya saya ingin menjadi Diplomat, bukan saya ingin menjadi pejabat negara, harus jelas pejabat apa.
Measurable : harus dapat diukur, artinya kita harus memiliki tolak ukur, pada tahun keberapa saya menjadi staf lalu naik ke level selanjutnya dan mencapai tujuan. Kita harus punya mimpi yang jelas kanapa saya ada di sini dan untuk apa.
Attanable : Harus dapat di capai. Jika kita tidak mempunyai kemampuan, contohnya: tidak bisa berbahasa inggris jangan mengharapkan bisa menjadi diplomat. Kita harus mempunyai gol yang dapat dicapai jika tidak kita aka putus asa.
Realistic : harus realistic. Apakah waktu yang kita tentukan sesuai dengan apa yang kita harapkan untuk di capai atau tidak Jika tidak kita bisa saja gagal dan frustasi di tengah jalan.
Tangible : harus nyata. Apakah keinginan kita dapat di capai dengan mudah seperti membalikan telapak tangan atau perlu usaha yang keras. Jika kita ingin menjadi orang baik atau berguna tidak bisa hanya sehari dua hari namun kita membutuhkan waktu yang panjang.
Jangan pernah berhenti untuk bermimpi, raihlah mimpi dengan usaha dan kerja keras. Jadilah orang yang bijak dalam menanggapi sesuatu permasalahan dan kegagalan. Jangan pernah membiarkan kegagalan menang atas kita, teruslah bermimpi dan capailah mimpi selagi kita masih bisa mengatakan “ I Have a Dream and I will be get it”.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s