Forum

Topeng Ideologi ISIS dan Pelanggaran HAM

oleh Dias Anggun*

Topeng Ideologi

ISIS (Islamic State of Iraq and Syiria) merupakan milisi kelompok Islam radikal yang telah bergabung dengan militan Al-Qaeda di Irak. Organisasi ini lahir dalam proses perang Suriah dan dipimpin oleh Abu Bakr al-Baghdadi. ISIS dianggap sebagai pemberontak atau kelompok teroris oleh dunia karena pahamnya yang ingin mencapai tujuannya dengan cara-cara kekerasan.

Kemunculan ISIS membuat dunia terperangah, terutama setelah banyaknya video yang menampilkan pembantaian-pembantaian yang di lakukan ISIS kepada masyarakat sipil yang dianggap kafir beredar. ISIS yang telah menguasai sebagian besar wilayah Suriah telah membuat negara-negara barat takut, salah satunya karena ketergantungan mereka akan minyak Irak. Keadaan ini bisa saja mendorong terjadinya agresi militer terhadap ISIS oleh negara-negara barat guna menghentikan ISIS. Agresi militer yang di pelopori oleh Amerika, Inggris, Belgia dan kemungkinan disusul oleh North Atlantic Treaty Organization (NATO), menungkinkan terjadinya kekalahan ISIS.

Ideologi Melanggar Deklarasi HAM

Ideologi dasar organisasi ini adalah takfirisme, yaitu mereka dapat sah berperang dan membunuh siapa saja yang dianggap kafir. Tujuan organisasi ini adalah untuk membentuk negara Islam, namun dengan cara yang menurut negara lain justru tidak Islamiah. Sebagai contoh, pemenggalan dua orang wartawan Amerika Serikat, penculikan kurang lebih 140 pemuda untuk dijadikan pelaku bom bunuh diri dan penyerangan terhadap kaum Kurdi.

Organisasi ISIS ini memaksakan orang lain untuk menjadi “pengikutnya” dengan meminta orang mengucapkan kalimat syahadat[1]. Hukuman manti menanti mereka yang menolaknya. Seperti nasib salah seorang wartawan Amerika Serikat, Steven Sotloff.

Dari sini, kita telah mengetahui bahwa ISIS telah melakukan pelanggaran terhadap Hak Asasi Manusia (HAM) yang tercantum dalam Deklarasi HAM Internasional 1948. Ada beberapa pasal yang telah dilanggar oleh ISIS, antara lain pertama, pasal 2 yang berkaitan dengan kebebasan tanpa pembedaan apapun, seperti ras, warna kulit, jenis kelamin, bahasa, agama, opini politik atau opini lain, kewarganegaraan atau asal-usul sosial, kekayaan, keturunan dan status politik. Kedua, pasal 4 mengenai larangan perbudakan atau perhambaan. Ketiga, pasal 9 mengenai larangan penangkapan, penahanan atau pengasingan yang sewenang-wenang, dan keempat, pasal 20 mengenai hak atas kebebasan untuk berkumpul dan berasosiasi secara tenang.

HAM adalah sesuatu yang mutlak harus dijunjung tinggi keberadaannya. Karenanya, sebagai sesama manusia sudah seharunsnya kita melindungi hak tersebut.

Konsolidasi Kekuatan

Negara-negara adidaya yang belum bergabung dan berpartisipasi untuk memerangi ISIS harus segera mengambil tindakan kongkrit. Serangan udara terhadap Suriah pada 22 September lalu seharusnya menjadi titik balik jatuhnya ISIS. Amerika Serikat, harus dapat menggalang dukungan internasional yang lebih luas.

Hal ini juga harus disusul dengan tindakan pencegahan masuknya pengaruh ISIS di negara-negara dengan jumlah warga muslim yang banyak dengan melakukan penyuluhan-penyuluhan agama di setiap daerah dan mendatangkan para ustad ataupun ulama yang mengerti agama dengan baik dan benar. Hal ini tidak lain bertujuan untuk memberi pemahaman yang benar kepada masyarakat, sehingga dapat meminimalisir keikutsertaan masyarakat ke dalam organisasi ISIS. Sekiranya, benalu harus dihabisi hingga ke akar-akarnya.

[1] Dalam Islam, syahadat merupakan sebuah pernyataan kepercayaan dalam mengakui keesaan Tuhan (Allah) dan Muhammad sebagai rasul-Nya.

*JURNALIS LENTERA
MAHASISWI HUBUNGAN INTERNASIONAL FISKOM UKSW 2014

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s