Pelesir

Melamun Jiwa di Karimun Jawa

oleh Setyaji Rizki Utomo *

Semua logistik yang diperlukan selama perjalanan sudah kusiapkan. Secangkir kopi  dan sebatang rokok menghangatkan suasana malam yang semakin larut. Waktu menunjukan pukul 01.00 dini hari, tetapi mata ini belum juga terpejam menantikan perjalanan keesokan hari, menuju ke Karimun Jawa.

Bermain layang-layang di pantai Cemara.

Bermain layang-layang di pantai Cemara.

Sembari menunggu berangkatnya kapal menuju Karimun Jawa, aku menikmati makanan Soto Kudus bersama beberapa penumpang. Kapal akhirnya tiba, dan perjalan laut selama 6 jam dimulai, tak sabar rasanya untuk segera singgah dan menikmati keindahan disana.am 03.00 pagi dari Salatiga aku berangkat menggunakan sepeda motor menuju Jepara. Untuk menuju Jepara aku melewati Semarang, Demak, Kudus, Jepara, butuh waktu sekitar 3 jam untuk menempuh perjalanan dari Salatiga menuju Jepara. Setelah menempuh pejalanan itu aku tiba di Jepara pukul 07.00 dan harus menunggu kapal menuju Karimun Jawa sesuai dengan jadwal pemberangkatan pada pukul 08.00 pagi.

The Paradise of Java

Pelabuhannya saja bagus.

Pelabuhannya saja bagus.

Kapal sudah bersandar di pelabuhan Karimun Jawa, semua penumpang berdesakan keluar dari kapal. Akhirnya aku bisa merasakan angin sepoi-sepoi di pulau yang mempunyai julukan The Paradise Of  Java. Karena waktu sudah mulai sore, aku memutuskan mencari penginapan di sekitar Pantai Batu Karas, setelah itu aku dapat menikmati matahari yang tenggelam.

Rasa lelah hampir tak terasa ketika malam kulewati bersama beberapa wisatawan dari berbagai daerah dengan menikmati beberapa menu yang disajikan. Bakso Ikan Ekor Kuning dan Wedang Blung, minuman khas Karimun Jawa. tak terasa waktu menunjukan pukul 00.00 malam dan waktunya bagiku untuk beristirahat.

Penginapan di Green Canyon.

Penginapan di Green Canyon.

Pagi keesokan harinya, aku bergegas menuju Pulau Cemara yang berpasir putih Pemandangan yang kulihat sepanjang perjalanan menghilangkan rasa penat kegiatan keseharian di kampus. Sayang, seringkali aku melihat beberapa wisatawan membuang sampah sembarangan.

Setelah selesai menelusuri Pulau Cemara aku melanjutkan perjalanan menuju Batu Karas dan Green Canyon menggunakan sebuah kapal kecil. Selama perjalanan, aku melihat banyak biawak di pinggir pantai dan nelayan-nelayan yang sedang mencari ikan.

Pantai Cemara dari ketinggian.

Pantai Cemara dari ketinggian.

Setelah menelusuri semua saya pun bergegas menuju tempat Penginapan dan bergegas menuju pelabuhan agar tidak tertinggal kapal. Tiga hari adalah waktu yang sangat kurang untuk menikmati Karimun Jawa. Suatu hari nanti saya akan kembali kesana dan meng-eksplore setiap sudut dan menikmati terbit dan tenggelamnya sang mentari.

* Jurnalis Foto Lentera

Mahasiswa Ilmu Komunikasi Fiskom 2014

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s