Kampus

Euforia Keluarga Fiskom

Pakai (5)

Seorang panitia FFF tampak kepanasan (Foto : Bima Satria Putra)

Pakai (4)

Mahasiswa 2014 mendukung rekan angkatannya bertanding tarik tambang (Foto : Bima Satria Putra)

Mahasiswa 2013 bertanding balap karung (Foto : Bima Satria Putra)

Mahasiswa 2013 bertanding balap karung (Foto : Bima Satria Putra)

Sang surya tampak bersemangat siang itu, teriknya menyengat kulit. Banyak yang berkipas, bersorak dan bertepuk tangan. Seto Herwandito, salah satu dosen tampak mengerutkan dahi. Sementara Daru Purnomo menarik nafas panjang. Kecewa mungkin. Saat para dosen dan staf UKSW hendak menarik tali tambangnya, talinya malah terputus. Beberapa dosen terjatuh. Padahal rencananya dosen dan staf Fiskom UKSW akan bertanding dengan mahasiswa Fiskom 2014.

Seto Herwandito (Foto : Bima Satria Putra)

Seto Herwandito (Foto : Bima Satria Putra)

Sabtu 27 Februari Lapangan Bola UKSW tampak ramai karena SMF Fiskom sedang menyelenggarakan salah satu kegiatan tahunannya, Fiskom Family Fun (FFF). Waktu itu diselenggarakan permainan tradisional yang diikuti oleh tiga angkatan aktif, yaitu 2014, 2013, dan 2012. Selain mahasiswa, dosen dan staf Fiskom juga mengikuti FFF. Permainan tradisional tersebut antaralain bakiak, balap karung, tarik tambang dan estafet ceria.

Pakai (9)

Mahasiswa 2013 dalam estafet ceria sedang berjoget (Foto : Bima Satria Putra)

Pakai (8)

Kristyanto dan Dorothy berjoget dalam estafet ceria (Foto : Bima Satria Putra)

Sebelum permainan tradisional dimulai, pukul tujuh pagi ada jalan sehat bersama antara mahasiswa, dosen dan staf Fiskom UKSW. Jalan sehat mengambil rute Kanfak ke Jalan Diponegoro, belok kanan menuju Jalan Monginsidi, melewati selasar Kartini kemudian menuju Jalan Mohammad Yamin dan kembali ke Kanfak melalui Jalan Diponegoro. Rombongan sampai ke kanfak satu jam kemudian. “Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat mahasiswa Fiskom antar angkatan, juga dosen dan staf di fakultas,” ujar Fajar Wiguno, steering committee FFF.

Pakai (3)

Pendukung Heboh
Dalam FFF, ada penghargaan untuk pendukung terbaik, yang menjadi penilaian adalah kekompakkan dan kreativitas pendukung terhadap angkatan. “Misalnya, jika mereka bikin yel-yel atau bikin seragam begitu, itu yang dinilai,” ujar Fajar.

Lentera mendatangi Juliani Chaerunissa, mahasiswa Fiskom angkatan 2013. Juliani yang akrab dipanggil Icha mengaku antusias dengan diselenggarakannya FFF. “Tapi untuk permainan tradisional kurang seru, karena pendukungnya tidak seheboh tahun lalu,” ungkap Icha.

Pakai (2)

Mahasiswa 2012 dalam lomba tarik tambang (Foto : Bima Satria Putra)

Wajar saja, Icha menjadi koordinator pendukung angkatan 2013. Seandainya saja penghargaan bukan untuk perorangan, seharusnya Icha dapat penghargaan pendukung paling heboh waktu itu.

Angkatan 2012 menyabet tiga lomba permainan tradisional sekaligus, yaitu bakiak, balap karung dan estafet ceria. Sementara talik tambang dimenangkan oleh angkatan 2014. FFF sebenarnya adalah rangkaian kegiatan, yang nantinya akan ditutup dengan Dies Natalis Fiskom di Lapangan Basket UKSW. Pemenang dan pemberian hadiah akan diumumkan di sana.

Mahasiswa 2013 mendukung angkatannya dalam permainan futsal (Foto : Patricia Georgetha)

Mahasiswa 2013 mendukung angkatannya dalam permainan futsal (Foto : Patricia Georgetha)

Sayang, angkatan 2013 tidak menang apapun dalam permainan tradisional ini. Walau demikian, angkatan 2013 menjadi runner up dalam lomba bakiak dan balap karung. Sementara staf dan dosen Fiskom sama, sama-sama tidak menang. Coba kita lihat FFF tahun depan…

BIMA SATRIA PUTRA
PENYUNTING : ALEXIO ALBERTO CESAR

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s