Kampus

Lama Vakum di JMSJ Sosiologi UKSW Kembali Aktif

Kongres Jaringan Mahasiswa Sosiologi se-Jawa ke VII kali ini di Bandung, Berdasarkan keputusan kongres sebelumnya di Surabaya Kongres tahun 2015, acara dipegang mahasiswa dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) dan Universitas Padjadjaran (Unpad). Agenda besar cara yang berlangsung selama tiga hari dari 16-18 Mei ini, salah satunya Mubes (musyawarah Besar) untuk mereorganisasi JMSJ dengan pemilihan kordinator Umum dan kordinator wilayah I, II, III, dan IV 2015-2016 dan laporan pertanggungjawaban dari Kordum dan masing-masing Korwil 2014-2015.

Kongres yang dihadiri 15 universitas ini menjadi berbeda karena hadirnya Sosiologi UKSW atas nama Dodi Usman Tomagola dan Arista Ayu Nanda salah satu bentuk kembalinya Sosiologi UKSW untuk berjejaring dengan universitas lain. Absennya Sosiologi UKSW dalam kongres JMSJ beberapa tahun belakangan ini memang menjadi satu pertanyaan besar, bagi Himpunan Mahasiswa Sosiologi Universitas lain. Karena kendala terbesar dalam mengikuti JMSJ adalah belum terbentuknya himpunan mahasiswa sosiologi secara terstruktur.

“Mahasiswa Sosiologi masih terkendala dengan koordinasi yang tidak jelas karena belum terbentuknya Himasos. Dengan ikutnya Prodi Sosiologi dalam kongres tahun ini, harapannya dapat menjadi salah satu referensi untuk pembentukan organisasi Hima di prodi Sosiologi Fiskom,” tutur Dodi ketika ditanya tentang Himasos UKSW.

Tema yang diusung dari panitia JMSJ adalah “Sauyunan Satujuan salawasna akur jeung dulur” (kebersamaan, satu tujuan, selamanya, damai sesama saudara), pertemuan menjadi tempat untuk menjalin silahturahmi sesama mahasiswa Sosiologi. Dengan terjalinnya satu hubungan yang baik antar universitas, namun juga menjadi tempat bagi mahasiswa Sosiologi menghasilkan karya yang nyata secara bersama-sama.

Pertemuan kongres JMSJ yang dihadiri 15 Universitas se-Jawa yaitu dari Korwil I yaitu Universitas Sultan Angeng Tirtayasa Banten, Universitas Padjajaran, Universitas Negeri Jakarta, Universitas Indonesia dan Universitas Pendidikan Indonesia. Korwil II Universitas Negeri Semarang, Universitas Soedirman, Universitas Kristen Satya Wacana, dan Universitas Sebelas Maret. Korwil III Universitas Atma Jaya, Universitas Gajah Mada, Universitas Negeri Yogyakarta, dan Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarata. Korwil IV Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya dan Universitas Trunojoyo Madura. Bertemunya 15 Universitas di Bandung tepatnya di LAN Kiana Payung, Jatinangor merupakan representatif dari beban sosial secara kolektif mahasiswa sosiologi untuk mengembangkan ilmu sosial yang terus berkelanjutan, karena nantinya mahasiswa sosiologi akan menyumbangkan pemikirannya untuk memecahkan permasalahan sosial yang semakin hari semakin komplek.

Seperti Visi Kordinator Umum (kordum) terpilih periode 2015-2016 De Elfan Egasandiana (UPI) , yaitu “integratif, Komunikatif, partisipatif”. Dengan harapan bahwa periode 2015-2016 JMSJ menjadi satu wadah mahasiswa Sosiologi untuk berjejaring dalam mengembangkan keilmuannya serta menjadi modal sosial bagi Universitas yang tergabung dalam JMSJ untuk menjadi bahan referensi program-program progdi. Terjalinnya satu komunkasi antar Universitas tergabung dalam JMSJ, sehingga terjalinnya satu korelasi keilmuan yang progresif karena dinamisnya problematika.

Berita ini ditulis oleh Arista Ayu Nanda, Pemimpin Umum Lembaga Pers Mahasiswa Lentera 2015-2016. Mahasiswa Sosiologi Fiskom UKSW 2013.

Penyunting : Bima Satria Putra

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s