Lensa / Video

Lomba Paduan Suara Provinsi Jawa Tengah Jenjang Perguruan Tinggi

Pada Selasa (9/6), delapan universitas negeri di Jawa Tengah mengikuti Final Lomba Paduan Suara Mahasiswa Jateng 2015 di Balairung Utama UKSW. Kompetisi tersebut merupakan salah satu program pemerintah yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Jawa Tengah.

Selain menjadi ajang promosi universitas di Jawa Tengah, Toengoel Rahso Poernomo selaku koordinator acara juga berharap agar kegiatan ini dapat membentuk karakter bangsa serta nasionalisme di kalangan mahasiswa.

Setelah mengikuti tahap seleksi di tiap rayon, sembilan universitas terbaik se-Jawa Tengah maju ke babak Final. Namun, saat final paduan suara tersebut berlangsung, hanya delapan perserta yang berkompetisi, Universitas Sahid Surakarta mengundurkan diri. “Karena beberapa hal, tapi kurang jelas alasannya,” ujar Toengoel.

Oyangberth K. Loilaly, mahasiswa Fiskom UKSW, salah satu anggota paduan suara UKSW (Voice of SWCU) mengatakan, saingan terberat dalam kompetisi ini adalah UNS Surakarta.

Sementara Wahyu Yulianto, salah satu anggota paduan suara UNS mengatakan, bahwa semua universitas adalah saingan berat. “Tapi kalau yang paling berat ya UKSW,” ujar Wahyu.

Berdasarkan pengumuman, UNNES diperingkat tiga dan UKSW diperingkat dua, sedangkan UNS Surakarta adalah peserta yang berhasil menjadi juara pertama, (10/6).

Berita ini ditulis oleh Sabdo Nugroho dan Eva Septi Dwi Astuti, jurnalis LPM Lentera. Nugroho adalah mahasiswa 2014 Sosiologi UKSW, Sementara Septi adalah mahasiswa 2014 Ilmu Komunikasi UKSW.

Berita video diproduksi oleh Muhammad Fachri Darmawan, Rahayu Pawarti dan Finna Bethani.

Iklan

One thought on “Lomba Paduan Suara Provinsi Jawa Tengah Jenjang Perguruan Tinggi

  1. ada beberapa masukan untuk berita video tersebut. kalo menurut saya, penjelasan berupa tulisan tersebut tidak perlu, karena bisa dijelaskan di video tersebut. jadi orang yang menyaksikan berita video ini tidak perlu membaca kembali untuk melihat penjelasan tambahan. seharusnya semua informasi diusahakan bisa dijelaskan di video tersebut. saran saja yang ditulis hanya lead beritanya saja. selain itu durasi video. lebih nyaman disaksikan hanya berdurasi maksimal 3 menit saja. jangan terlalu kelamaan, karena jika terlalu lama ditakutkan membuat penonton mudah bosan. untuk kontennya, sudah lumayan pas. namun disayangkan untuk video juaranya. lebih baik ketika VO menjelaskan juara 1 dan 2 serta 3, gambar yang ditampilkan adalah sang juara tersebut. untuk backsound lagu, lebih sesuai jika tdk ada stand reporterna. tapi jika ada mungkin tidak perlu. sama suara VO na masih kurang jelas sama suara VOnya ketimpah sama backsound lagunya. sekian pendapat dari saya.

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s