Kampus

Pemilihan Ketua BPMU : Dua Kandidat Bersaing Ketat

Seorang peserta sidang mengajukan pertanyaan (Foto: Bima Satria Putra).

Seorang peserta sidang mengajukan pertanyaan (Foto: Bima Satria Putra).

Pada Jumat, 26 Juni 2015, di ruang F114, dilakukan pemilihan Ketua Umum BPMU UKSW 2015-2016. Terdapat dua kandidat sebagai calon Ketua BPMU, yaitu Malinton Tampubolon dari Fiskom UKSW dan Yanuar Jaka Permana, dari Fakultas Pertanian dan Bisnis (FPB) UKSW.

Malinton memaparkan tiga visinya dalam orasi, yaitu menyuarakan hak mahasiswa, menjadikan BPMU sebagai rumah mahasiswa, dan menjadi radar bagi mahasiswa serta masyarakat Salatiga. Salah satu langkah untuk mendukung visinya, yaitu dengan mengoptimakan peran pers mahasiswa. Menurut Malinton, pers mahasiswa yang selama ini memiliki potensi belum diberdayakan dengan baik.

Seorang peserta sidang tidak tetap mengkritik Malinton karena dua dari tiga visinya bukanlah sesuatu yang baru. “Karena memang hal tersebut seharusnya dilakukan oleh fungsionaris LK,” ujar peserta sidang tersebut.

Sementara Yanuar, hendak menjadikan BPMU sebagai radar perubahan dalam berbagai aras, baik dalam universitas, gereja, dan bangsa. Dalam salah satu misinya, jika Yanuar terpilih, ia hendak membentuk Komisi Aspirasi-Advokasi, yang merupakan pengembangan lebih lanjut dari Komisi Advokasi. “Apakah dengan disusunnya GBHPLK lantas aspirasi mahasiswa dapat terjawab? Harapannya, dengan terbentuknya komisi, aspirasi mahasiswa dapat terpenuhi, sehingga keberpihakan mahasiswa kepada kita (LK –red) dapat meningkat,” ujar Yanuar.

Ketika ditanyai mengenai keberadaan peraturan di KUKM yang dirasa tidak relevan, Yanuar menyebut beberapa diantaranya. Misakan mengenai ketentuan pimpinan LK yang harus beragama Kristen Protestan. “Bagaimana jika hanya terdapat calon non-Kristen yang kompeten menjadi pimpinan?,” ujarnya.

Menurutnya, peraturan ini sudah tidak relevan lagi dengan situasi kekinian. Karena peraturan tersebut disusun di masa perebutan kekuasaan LK oleh organisasi ektra-kampus berlangsung sengit. Untuk menjaga kemurnian ideologi UKSW, maka peraturan bahwa pimpinan LK harus beragama Kristen dibuat.

Setelah sidang tertutup dilakukan selama berjam-jam, Malinton Tampubolon terpilih menjadi Ketua Umum BPMU 2015-2016.

Berita ini ditulis oleh Bima Satria Putra, Pemimpin Redaksi LPM Lentera 2015-2016.

Penyunting: Andri Setiawan

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s