Merasa Tidak Dihargai, FTEK dan FB Kepung BPMU

IMG_20151020_134825
Satpam UKSW mendatangi lokasi pengepungan BPMU (Foto: Bima Satria Putra).

Begitulah pernyataan Richard Dharma Anggada, eks-Ketua BPMF Fakultas Biologi (FB) UKSW pada Selasa (20/10) di samping Gedung O LK. Belasan orang mahasiswa yang berasal dari Fakultas Teknik Elektronika dan Komputer (FTEK) dan FB tersebut mengepung tiga orang fungsionaris BPMU di dalam kantornya. Mereka menganggap bahwa BPMU bertanggungjawab terhadap perusakan fasilitas kantor BPMU yang telah mereka segel. Didalamnya terdapat Grace Raga Lawa, Satrya Ary Hapsara dan seorang fungsionaris wanita lain.

Sebelumnya pada Senin (19/10), puluhan mahasiswa FTEK juga mengepung kantor tersebut karena merasa LK dari fakultas mereka tidak dihargai. “Mereka tidak mengundang perwakilan LK kami dalam rapat legislatif diperluas. Artinya mereka tidak mengakui kami,” ujar Richard. Akhirnya, puluhan mahasiswa yang mengaku jengkel dengan tindakan BPMU tersebut menyegel kantor BPMU.

Mahasiswa melihat kantor BPMU yang disegel (Foto: Bima Satria Putra).
Mahasiswa melihat kantor BPMU yang disegel (Foto: Bima Satria Putra).

Menurut Dennis Juliandi, Ketua SMF FTEK, sudah dua kali BPMU mengecewakan mereka. “Sebelumnya mereka tidak mengundang kami dalam pelantikan fungsionaris LK. Sebenarnya kami menuntut hak, hak untuk diakui,” ujarnya. Dia tidak tahu apa yang mereka lakukan jika BPMU melakukan tindakan serupa untuk ketiga kalinya.

Bima Satria Putra, Pemimpin Redaksi LPM Lentera.

Penyunting : Andri Setiawan, Staf Penelitian LPM Lentera

Iklan

4 Comments

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s