Ragam

Mencicip Leker Khas Kota Atlas

Pelanggan sedang mengantri pesanannya di Kedai Leker Paimo (Foto: Ruth Novita)

Pelanggan sedang mengantri pesanannya di Kedai Leker Paimo (Foto: Ruth Novita)

Apa yang anda bayangkan apabila mendengar kata Leker? Mungkin kue tipis yang berisikan varian rasa coklat, keju, stroberi, pisang, dan sebagainya. Namun tidak dengan yang satu ini. Leker Paimo, berbeda dengan leker yang biasa anda temui. Leker Paimo menciptakan varian rasa yang berbeda, seperti telor, sosis dengan keju mozarella, keju dan tuna. Ini satu daya tarik dari Leker Paimo di Semarang. Selain berbeda, Leker Paimo mematok harga yang cukup bersabat. Mulai dari harga seribu rupiah untuk ukuran kecil, hingga 17 ribu rupiah untuk ukuran besar. Saya yakin, harga itu sudah membuat anda puas dan kenyang.

Leker Paimo yang kerap diliput oleh Metro TV dan Kompas ini, berada strategis di depan gerbang SMA Kolese Loyola, di Jalan Karang Anyar No. 37. Walaupun berada di pinggir jalan raya dan hanya sebatas terpal dan kursi seadanya, Leker ini tetap eksis di Kota Semarang dan juga dihati para pelanggannya. Kedai Leker yang mulai dibuka pukul 10 pagi hingga 5 sore ini, menjadikan Leker ini tidak pernah sepi pelanggan setiap harinya. Pegawai dari Leker Paimo ini juga kerap kali terlihat berbincang-bincang dengan pelanggannya, mulai dari pekerja kantoran, mahasiswa, dan anak sekolahan. Tanpa ragu-ragu mereka sering membuat lelucon sembari membuatkan Leker pesanan pelanggannya.

Adilla, seorang pengunjung Leker Paimo menjelaskan bahwa leker yang baru ia coba ini direkomendasikan temannya. Menurutnya, Leker Paimo terbilang cukup unik dan patut untuk dicoba. “Awalnya saya kaget melihat harganya. Saya pikir itu leker yang tipis-tipis itu, ternyata ketika saya lihat, ternyata berbeda dari leker-leker biasanya. Kulitnya juga terasa martabak mini gitu,” ungkap Adilla.

Untuk varian rasa yang pedas, Adilla memesan leker telor tuna keju. Sementara untuk varian rasa yang manis ia memesan leker keju dan leker pisang coklat keju. Baginya, ketiga Leker yang ia pesan sudah cukup mengenyangkan. Adilla juga mengungkapkan bahwa Leker Paimo ini tidak pelit-pelit dalam memberi keju. “Saran saya sih, mungkin kompornya ditambah karena yang mengantri banyak. Apalagi saya kesini juga pada hari kerja, jadi lama nunggunya” tambah Adilla.

Leker Paimo juga menerima pesanan untuk acara-acara besar seperti pesta. Bagi teman-teman yang berkunjung ke Semarang, tidak lengkap rasanya apabila tidak mencoba kuliner khas kota atlas yang satu ini.

Liputan kuliner ini dikerjakan oleh Ruth Novita, wartawan magang LPM Lentera.

Penyunting : Bima Satria Putra

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s