Kampus

Perwakilan 2013 Geser Juara Bertahan Bulu Tangkis FFF

adi

Satria Adi mencoba melakukan smash dalam pertandingan final bulu tangkis FFF (Foto : Bima Satria Putra).

Dalam final bulu tangkis tunggal putra, Satria Adi Nugraha, perwakilan angkatan 2013, berhasil mengalahkan Dwiki Darmawan, perwakilan 2012. Dwiki, yang telah mempertahankankan Juara 1 tunggal putra selama tiga tahun berturut-turut dalam pekan olahraga gelaran Fiskom itu harus merelakan status juara bertahannya.

Dari awal pertandingan, Dwiki sudah memberikan perlawanan kepada Adi. Dwiki terbukti lincah dalam upaya mengejar ketertinggalan skor. Dalam usahanya itu, ia sempat beberapa kali terpeleset dan jatuh sehingga harus diberikan sport cooling sprayer oleh panitia.

Pertandingan final cabang bulu tangkis Fiskom Family Fun (FFF) yang dilaksanakan di Gor Hebat SMA Lab, Kamis (25/2) berlangsung sengit. Adi mengalahkan Dwiki dengan skor 21-16 (babak 1) dan 21-13 (babak 2).

Adi sangat bersyukur atas dukungan teman-temannya sehingga dapat bermain dengan tenang. Ia bangga bisa mengangkat nama Reptil (angkatan 2013 -red) di FFF. Walau demikian Adi tampak tidak terlalu puas dengan pertandingan tersebut. “Saya tidak menang mutlak, karena lawan saya cidera,” ungkapnya.

Tidak ada dominasi

Kemenangan dalam cabang bulu tangkis FFF tahun ini cukup merata. Tidak ada angkatan yang mendominasi gelar juara, kecuali angkatan 2015 yang tidak menang dalam kategori apapun. Angkatan 2012 menyabet dua gelar dalam kategori tunggal putri dan ganda putra. Selain tunggal putra, angkatan 2013 juga merebut kategori ganda putri. Sementara 2014 hanya meraih gelar dalam ganda campuran.

Dalam kategori tunggal putri, Rani Setyaningrum, perwakilan 2012, menang mutlak atas Anjarwati Ingrum, perwakilan 2015. Rani mengamankan kategori ini dengan skor 21-11 (babak 1) dan 21-15 (babak 2). Dalam pertandingan ini, Anjarwati banyak melakukan kesalahan karena membuat kok keluar garis (out).

Pertandingan sengit terjadi pada kategori ganda putra. Febryawan Hendarwin dan Yulian Dwi dari angkatan 2014 berhasil menundukan Yohanes Rinus Aditya dan Gery Ardhana dari angkatan 2012 dengan skor 21-17 (babak 1). Pasangan Yohanes-Gery berhasil menyalip Febryawan-Yulian dengan skor tipis 24-22 (babak 2) dan mempertahankannya dengan skor 11-7 (babak 3).

Tidak kalah sengit, Christina Vicky dan Fransiska Ayu dari angkatan 2013 harus melawan Bella Pitaloka dan Novita Degei dari angkatan 2015. Pada babak pertama, perwakilan 2013 itu gagal mendominasi pertandingan dengan skor 11-21. Namun, pada babak kedua dan ketiga pasangan Novita-Bella banyak melakukan kesalahan karena membuat kok keluar garis (out) dan beberapa kali gagal memukul kok. Sehingga membuat pasangan 2013 menang dengan skor 21-16 (babak 2) dan 11-6 (babak 3).

Sementara itu pada kategori ganda campuran, pasangan 2013 dibantai habis-habisan. Valent Putra dan Verina Yunitasari, terpaksa bertekuk lutut pada pasangan Bagus Ariyanto dan Nisfi Miftakhul Jannah, perwakilan 2014. Skor pasangan Valent-Verina tertinggal jauh dalam dua babak, dengan perolehan skor 21-12 dan 21-9.

 

fix

Berita ini ditulis oleh Wiendy Sulistiowati, wartawan magang LPM Lentera dan Bima Satria Putra, Pemimpin Redaksi LPM Lentera.

Penyunting : Andri Setiawan

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s