Kampus

Mahasiswa Fiskom Tuntut Hentikan Komersialisasi Fasilitas

Rapat Konsolidasi Mahasiswa Fiskom, di lantai dua, Gedung J UKSW, Jumat (18/03) (Foto: Galih Agus Saputra)

Rapat Konsolidasi Mahasiswa Fiskom, di lantai dua, Gedung J UKSW, Jumat (18/03) (Foto: Galih Agus Saputra)

Mantan Sekertaris Badan Perwakilan Mahasiswa (BPM) Fiskom periode 2014-2015, Bima Satria Putra membuka sekaligus memimpin Rapat Konsolidasi dengan sejumlah mahasiswa Fiskom, Jumat (18/03) lalu, di lantai dua, Gedung J UKSW.

Rapat Konsolidasi diadakan lantaran sebagian besar mahasiswa Fiskom merasa kebijakan yang ditetapkan fakultas belakangan ini tidak berpihak pada kepentingan mahasiswa. Di samping itu, mereka juga merasa bahwa Lembaga Kemahasiswaan (LK) Fiskom tidak menggunakan kapasitasnya sebagai pembawa aspirasi mahasiswa ke hadapan fakultas.

Ketua Cofila, Naratama L. Pramudito yang hadir dalam rapat tersebut mengaku keberatan dengan kebijakan fakultas yang tidak mendukung kinerja KBM. “Aku sempat kaget waktu pinjam kamera di Lab. Kata penjaga di sana, nanti peminjaman kamera harus bayar. Lah kenapa harus disewakan?” ujarnya.

Menyangsikan kebijakan tersebut, Kepala Publikasi, Penelitian, dan Pengembangan (Kapublitbang) Lentera, Alexio Alberto Cesar memberi tanggapan. “Aku merasa aneh sejak dulu, peraturan fasilitas berbayar ditegakan sebelum disahkan,” tukasnya.

Berdasarkan rapat konsolidasi malam itu disepakati bahwa, mahasiswa perlu membentuk suatu gerakan yang kemudian disebut Kelompok Mawar. Bima dipilih sebagai kordinator gerakan dan menegaskan bahwa, fakultas seharusnya tidak mengenakan biaya pada fasilitas mahasiswa.

Selain itu, Bima merasa bahwa fakultas seharusnya melibatkan mahasiswa dalam mengatur tata ruang fakultas, “Selama ini organisasi mahasiswa (di Fiskom –red) tidak diberi ruang untuk melaksanakan aktivitasnya, baik untuk rapat, dokumentasi, pengarsipan, maupun penyimpanan barang,” katanya. (Baca juga: Fakultas Teologi Pindah, Lantai Dua Milik Fiskom).

“Intinya gerakan kami menolak fasilitas berbayar, dan menuntut fakultas untuk melibatkan mahasiswa dalam mengurus tata ruang. Namun saat ini kami perlu menghimpun dukungan dari mahasiswa Fiskom sebanyak-banyaknya, untuk memikirkan apa yang dapat kita lakukan agar tujuan tersebut dapat tercapai,” imbuh Bima. Rencananya, Kelompok Mawar akan berkumpul kembali mengumpulkan massa pada Rabu, 23 Maret 2016.

Ketua Himpunan Mahasiswa Komunikasi (Himakom), Bryan Perdana mengaku setuju dengan pembentukan Kelompok Mawar dan berharap agar kelompok tersebut segera bergerak. Meski demikian, mahasiswa Fiskom angkatan 2013, Komala Ilah berpendapat bahwa mahasiswa perlu diajak berpartisipasi dalam gerakan. “Mereka (mahasiswa –red) tahu ada sesuatu yang salah tapi tidak berbuat apa-apa,” katanya.

Beberapa waktu lalu, Kepala Laboran Fiskom, Sih Natalia Sukmi pernah bertutur kepada Lentera perihal kebijakan yang mengatur fasilitas mahasiswa. Natalia mengatakan bahwa laboratorium beserta fasilitasnya tidak berbayar untuk kelas produksi, sedangkan untuk kepentingan lainnya mahasiswa harus membayar. “Mahasiswa masih ngawur dalam menggunakan alat,” katanya.

Berbeda dengan Natalia, mahasiswa Fiskom angkatan 2013, Robertus Adi Nugroho menganggap bahwa sudah menjadi konsekuensi fakultas jika kamera rusak karena proses belajar mahasiswa. (Baca juga: Silang Pendapat Fasilitas Berbayar).

Lentera juga sempat meminta kesediaan Ketua BPM Fiskom, Edithea Steff Lapian untuk memberi tanggapan perihal fasilitas berbayar melalui pesan singkat, Minggu (20/03) lalu. Ia tidak bersedia memberi jawaban dan meminta Lentera untuk bertanya kepada fungsionarisnya di Komisi D. “Langsung tanyakan ke Komisi D saja ya, Michael atau Yulian,” jawab mahasiswa Hubungan Internasional angkatan 2013 ini.

Berita ini ditulis oleh Galih Agus Saputra, staf Pengembangan Sumber Daya Manusia (PSDM) LPM Lentera. Mahasiswa Komunikasi-Jurnalistik, Fiskom, UKSW, angkatan 2014.

Penyunting: Andri Setiawan

Iklan

One thought on “Mahasiswa Fiskom Tuntut Hentikan Komersialisasi Fasilitas

  1. Ping-balik: Dekan Tolak Bertemu, Mahasiswa Fiskom Aksi Damai | Lentera

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s