Kampus / Uncategorized

FISKOM Dalam Unity In Diversity

IMG_9856

Foto : David Adhyaprawira 

Dengan menggunakan baju SMA yang dicoret-coret, bercelana kolor ,kacamata bulat hitam mengisyaratkan gaya kocak dari setiap pemainnya. Diiringi detuman musik yang keras, band angkatan 2015, sukses menghibur para penonton Dies Natalis Fiskom ke-16, dengan lagu “Sayang” (OM Wawes) dan “Selamat Ulang Tahun “(Jambrud) campuran pop, rock, dan dangdut membawa kehangatan dan kecerian malam. Ternyata penempilan  kocak tersebut bukan hanya sekedar ingin menghibur saja namun ingin memberi nilai bagi penonton terungkap dari pembukaan yang disampahkan Ijah sebagai vokalis. “ Kamu tidak bias dinilai apakah kamu anak pejabat atau bukan hanya dengan baju yang kamu pakai,” teriaknya diatas panggung.

Mahasiswa angkatan 2013 mengangkat drama tentang pemilihan kepala daerah yang berasal dari suku Tionghoa. Drama ini menyiratkan bahwa mahasiswa Fiskom harus saling menghormati suku-suku yang ada dan menghindari tindakan rasisme. Dipenghujung penampilan, mahasiswa angkatan 2013 yang menamai mereka “Republik 13”, menyanyikan lagu Dangdut is The Music Of My Country.

Rangkaian acara dies natalis FISKOM yang ke 16, Jumat (8/16), menyuguhkan band-band baik dari Fiskom maupun dari fakultas lain, seperti Happy Pop Band, Power Bank Band, Tarink Rayap dan WYATB band.Tidak hanya band, penampilan dari Citra Nusantara Dancer yang membawakan tarian dari pulau Sumatera, Jawa dan Papua. Setiap penampilan mengisyaratkan tema yang diangkat tahun ini, yaitu Unity In Diversity.

Pemilihan dosen, staf, dan mahasiswa yang diambil panita melalui poling like di istagram, maka terpilihlah Om John Lahade, Mbak Natalia dan Mas Setoter pilih sebagai kategori dosen terajin, ternarsis dan terfamous. Tidak hanya itu, dalam acara ini juga diumumkan staf terajin, terfamous dan ternarsis yang dimenangkan oleh Pak Budi, Mas Jopi dan Mbak Sandy. Pengumuman mahasiswa kupu-kupu, kura-kura, narsis dan famous yang diraih oleh Prima (2013), Ita (2013), April (2013) dan Riza (2013). Dan pengumuman Romeo dan Juliet yang dimenangkan oleh Galih (2013) dan Sherly (2015).

“Tidak terasa Fiskom sudah 16 tahun. Ini adalah usia remaja yang galau dan kacau tetapi usia yang sexy-sexynya” ujar Sri saat mengisi kotbah pada awal acara. Sri juga berharap ditahun ini, Fiskom dapat menambah satu program studi lagi menambahkan tiga program studi yang telah ada. “Awalnya tahun 2000, Fiskom hanya diisi 23 mahasiswa dan 10 dosen. Saat ini Fiskom diisi sekitar 800 mahasiswa dan 24 dosen. Sekarang tinggal bagaimana mempertahankannya dengan selalu bekerja di ladang Tuhan” kata Daru Purnomo, Dekan Fiskom saat memberi sambutan.

Junalis : Mei Yulinda Sinta Marito, Wartawan Magang LMP Lentera

Foto : David Adhyaprawira Nonop, Wartawan Magang LMP Lentera

Penyunting : Arista Ayu Nanda

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s