Salatiga

Daniel Awigra : Negara Harus Jamin HAM Warga Negara

Daniel Awigra memberikan materi tentang Keragaman dan Perspektif HAM (Foto : Galih Agus Saputra).

Daniel Awigra memberikan materi tentang Keragaman dan Perspektif HAM (Foto : Galih Agus Saputra).

“Tantangan untuk keberagaman akan selalu ada, itu sebabnya jurnalis perlu memahami perspektif HAM,” ujar Daniel Awigra membuka sesi keberagaman dan perspektif HAM pada lokakarya Serikat Jurnalis Untuk Keberagaman (Sejuk), Jumat (2/9) di Hotel Grand Wahid Salatiga.

Dalam lokakarya yang mengundang jurnalis kampus dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia itu, Daniel menjelaskan bahwa negara harus menjamin hak setiap warga negaranya. Ada tiga inti dalam menjamin hak warga negara, yaitu memenuhi, melindungi dan menghormati. Salah satu hak dasar yang perlu dijaga adalah kebebasan beragama.

Daniel mengambil kasus Tanjung Balai sebagai kegagalan negara yang seharusnya bertanggung jawab melindungi warga beragama Buddha yang diintervensi oleh agama lain. Negara harus berdiri menjadi pihak netral yang adil dalam penyelesaian segala kasus yang menyangkut HAM. “Bukan karena menjadi mayoritas yang hanya bisa mendapatkan hak istimewa,” ujar Daniel.

Menurut Daniel, negara boleh membatasi kebebasan beragama selama itu diatur lewat hukum. Pembatasan juga dilakukan apabila individu atau kelompok tertentu mengganggu ketertiban umum, kesehatan publik dan moral masyarakat.

Berita ini ditulis oleh Rio Hanggar Dhipta, wartawan LPM Lentera.

Penyunting : Bima Satria Putra

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s