Kampus

Bincang Hukuman Mati Bersama KontraS

Seminar "Hukuman Mati dalam Perspektif Negara Demokrasi" di Ruang Probowinoto, Senin 14/11

Seminar “Hukuman Mati dalam Perspektif Negara Demokrasi” di Ruang Probowinoto, Senin (14/11) (Foto: Geraldi Taher).

Senin (14/11) KontraS bekerjasama dengan Fiskom UKSW mengadakan seminar dengan tema “Hukuman Mati dalam Perspektif Negara Demokrasi”, bertempat di Gedung Probowinoto UKSW. Seminar tersebut bertujuan untuk membekali mahasiswa agar semakin memahami tentang seluk beluk hukuman mati di Indonesia.

Kepala Divisi Hak Sipil dan Politik KontraS Putri Kanesia memaparkan bahwa hukuman mati yang berlaku di Indonesia tidak dapat memberikan efek jera maupun menghentikan tindak pidana serupa. Terlebih, proses hukum yang terjadi dilapangan masih banyak kesalahan.

Putri mencontohkan Rodrigo Gularte, WN Brasil yang ditangkap di Bandara Soekarno Hatta karena kedapatan membawa heroin. Pengacara Gularte telah mengajukan bukti-bukti bahwa kliennya mengalami gangguan jiwa yang seharusnya tidak bisa dihukum mati. Namun akhirnya Gularte tetap di eksekusi.

Hal serupa juga terjadi kepada Yusman Telaumbanua asal Nias yang tidak bisa berbahasa Indonesia, membaca, maupun menulis. Namun ia dipaksa menandatangani BAP yang tidak diketahui isinya. Yusman juga tidak mendapatkan penerjemah, bahkan ia baru berusia 16 tahun ketika divonis hukuman mati pada 2013.

“Seseorang yang umurnya 19 tahun keatas baru bisa dieksekusi mati oleh Pemerintah Republik Indonesia dan eksekusi mati tidak bisa diberikan kepada seseorang yang berumur dibawah itu,” jelas Putri.

Putri menambahkan, hambatan di level negara ialah pemerintah dan penegak hukum masih fokus pada penghukuman bukan pembenahan hukum. Dan terkadang pemerintah justru melanggar peraturan perundang-undangan yang dibuat. Sedangkan hambatan di level masyarakat yaitu pola pikir masyarakat terhadap isu hukuman mati yang masih subjektif.

Berita ini ditulis oleh Geraldi Taher, wartawan magang LPM Lentera, mahasiswa Ilmu Komunikasi Fiskom UKSW.

Penyunting: Ruth Lusiani

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s