Kampus

Ajang Kreasi Bertajuk Festival Musik Rohani

img_1511-min

Vocal grup Kaskado sedang mendengarkan komentar dari para juri (Foto: Ruth Novita)

Campus Ministry (CM) yang merupakan pusat pelayanan kerohanian Universitas Kristen Satya Wacana, menggelar acara bertajuk Festival Kreasi Musik Rohani dengan ayat pendukung, “Laudem Cultural (Mazmur 117:1-2)”, yang berisi “Pujilah Tuhan hai segala bangsa, megahkanlah Dia, hai segala suku bangsa. Sebab kasih-Nya, hebat atas kita, dan kesetiaan Tuhan untuk selama-lamanya.”

Acara yang berlangsung pada Jumat (24/2) di Balairung UKSW ini adalah acara yang baru pertama kalinya diadakan oleh CM dengan tujuan untuk mengapresiasi kreasi karya seni dalam bentuk aransemen kidung pujian oleh peserta mulai dari usia 15 sampai 30 tahun.

Acara ini menghadirkan tiga juri yaitu Natalis Sidanta yang merupakan pelatih paduan suara mulai tahun 2004 hingga sekarang, Yudi Novrian Komalig yang merupakan staf pengajar Prodi Seni Musik Fakultas Bahasa dan Seni UKSW dan Eriyani Tenga Lunga yang merupakan pelatih Voice Of SWCU yang juga mengajar paduan suara dan vokal grup SMP Stela Matutina.

Peserta dalam acara ini terdiri dari satu penyanyi solo yaitu Charolin Paula Laukamang dan sembilan vokal grup diantaranya vokal grup Exodus, vokal grup Kaskado, vokal grup BCE (Before Common Era), vokal grup GM (Grabag Merbabu) Voice, vokal grup SOD (Sound Of Diversity), vokal grup Ossa, vokal grup Cleo, vokal grup Magnificat dari GKI Salatiga dan vokal grup GKJM (GKJ Margoyudan Surakarta).

Festival dan perlombaan Kreasi Musik Rohani ini dimenangkan oleh vokal grup Magnificat dengan 253,5 poin, juara dua dimenangkan oleh vokal grup Kaskado dengan 244,75 poin, juara ketiga dimenangkan oleh vokal grup Exodus dengan 241 poin, serta juara harapan yang dimenangkan oleh vokal grup Cleo dengan 236,5 poin.

Para pemenang nantinya akan tampil dalam acara paskah UKSW. Magdalena selaku ketua panitia mengatakan bahwa acara Festival Kreasi Musik Rohani ini akan dihadirkan setiap dua tahun sekali agar peserta yang ikut dalam acara ini dapat lebih bervariasi. “Semoga acara ini bisa sukses dan dua tahun kedepan bisa ada lagi, dan juga peserta yang ikut bisa memiliki sesuatu yang berharga selepasnya dari sini,” ujar Magdalena.

berita ini ditulis oleh Ruth Novita, wartawan Lentera. Mahasiswa Ilmu Komunikasi-Broadcasting UKSW, angkatan 2015.

Penyunting: Eka Putri Esterina Rasi

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s