Kampus

Pameran Foto Jurnalistik: Bercerita Melalui Foto

img_0071

Salah seorang pengunjung ketika menempel stiker pada foto pilihannya. (Foto: Eka Putri Esterina Rasi)

Senin (27/2), mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Komunikasi (FISKOM) menggelar pameran foto jurnalistik. Pameran yang digelar di Selasar UKSW ini dibuat guna memenuhi tugas akhir kelas foto jurnalistik yang diadakan selama setengah semester.

Mengangkat tema Ketertarikan Insani, 66 foto hasil karya mahasiswa ditampilkan dengan konsep green house. 66 foto ini adalah foto-foto terbaik yang dipilih oleh dosen foto jurnalistik Sri Nugroho dari 8 hingga 10 frame foto yang dikumpulkan mahasiswa matakuliah foto jurnalistik. Foto-foto yang ada ditempelkan pada batangan bambu, disusun horizontal sepanjang jalan di selasar. Para pengunjung yang datang diberikan satu stiker berbentuk hati untuk ditempelkan pada foto favorit mereka.

Tema ‘Ketertarikan Insani’ sendiri diambil sebagai bentuk dari human interest pada foto jurnalistik yang tidak hanya informatif tetapi memiliki cerita dan nilai berita. Menurut Ketua Satuan Tugas Pameran Foto Jurnalistik FISKOM 2107 Alexio Alberto Cesar Rogerio Nessi, sebagian besar foto yang dipamerkan adalah foto yang bercerita dan sudah termasuk dalam jenis foto jurnalistik. Foto yang ada menggambarkan berbagai macam kegiatan dan aktivitas dari masyarakat Salatiga mulai dari aktivitas perekonomian, perdagangan, pendidikan, kesenian, kerajinan, keagamaan, olahraga, kebudayaan dan seni, pembangunan hingga pemerintahan.

Namun, Alexio sedikit menyayangkan perihal ketiadaan judul dan caption foto pada pameran ini. “Foto yang ada sudah termasuk foto jurnalistik ya, tapi kurang kuat nilai beritanya karena tidak dibarengi caption. Foto jurnalistik kan identik dengan foto kemudian ada captionnya,” jelasnya.

Sementara itu, Novelino Kelvin Sindim selaku pengunjung menunjukkan apresiasinya melihat-lihat beberapa foto yang ada, “Bagus sih pameran fotonya, khususnya untuk yang foto-foto anak jurnalistik tahun 2015 yang baru pertama kali foto untuk pameran. Tapi saran sih, mungkin lebih baik kalau nempel fotonya lebih rapi aja,” ujarnya.

Berita ini ditulis oleh Eka Putri Esterina Rasi, jurnalis Lentera, mahasiswa FISKOM 2015.

Penyunting: Mei Yulinda Sinta Marito Manalu

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s